Tampilkan postingan dengan label event kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label event kuliner. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juni 2011

Kreasi Olahan Bandeng di Cooking Show JMP


Kreasi Olahan Bandeng di Cooking Show JMP

Surabaya FR- Cooking Show JMP yang digelar untuk kedua kalinya ini, memberikan warna tersendiri pada peserta yang ingin berkreasi dengan sajian istimewa aneka kreasi olahan bandeng.
Sekitar 50 peserta, Sabtu (28/5) lalu mengikuti acara cooking show yang digelar Tabloid FOOD&RESTO bekerjasama dengan JMP Pusat Grosir. Para peserta, yang kebanyakan ibu rumah tangga terlihat begitu antusias mengikuti acara yang dimulai pukul 11.00 dan berakhir pukul 14.00 ini.
Acara Cooking Show kali ini menampilkan Cak Teguh Imam Prayogi, ST, ahli mengolah bandeng yang juga pemilik waroeng bandeng kapasari. Ada tiga menu yang didemokan di event cooking show ini. Pertama, mengenai Teknik Cabut Duri Bandeng. Kedua, menu bandeng bakar. Dan, ketiga menu bandeng cryspi.
Cak Teguh, yang sudah 10 tahun bergelut di bisnis olahan bandeng tampil begitu bersemangat. Sementara itu, para peserta menyaksikan dengan seksama arahan atau panduan dari Cak Teguh tahap demi tahap.
Di awal acara, sebelum mempraktekkan Teknik Cabut Duri, Cak Teguh mengungkapkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan sebelum mengolah bandeng adalah harus tepat memilih bandeng. “Pastikan bandeng yang ibu-ibu pilih haruslah segar sehingga hasil olahannya pun akan maksimal,” terang Cak Teguh.
Bandeng yang segar, jelas Cak Teguh, memiliki ciri, di antaranya mata bening dan cembung. insang berwarna merah darah, perut utuh, kulit cerah berlendir tipis merata, daging kenyal dan jika dimasukkan ke dalam air akan tenggelam.
Tak kalah pentingnya, lanjut Cak Teguh adalah memastikan bandeng yang dipilih bebas bau tanah. Bandeng yang tidak bau tanah, biasanya memiliki ciri warna punggung berwarna hitam/gelap dan warna bibirnya cenderung berwarna merah seperti memakai lipstik.

10 Menit untuk Cabut Duri
Bandeng ternyata memiliki susunan duri yang terstruktur. Dari penjelasan Cak Teguh terungkap bahwa bandeng memiliki duri hampir merata dari punggung, perut, dada, hingga pangkal ekor. ”Kalau ditotal, jumlahnya sekitar 164 duri,” jelasnya.
Selain telah mengetahui komposisi duri bandeng, Cak Teguh juga terlihat begitu terampil dalam melepas duri-duri bandeng. Tak lebih dari 10 menit, Cak Teguh telah berhasil melepaskan duri-duri bandeng tersebut dari punggung hingga pangkal ekor.
”Untuk melepas duri bandeng ini, ibu-ibu bisa menggunakan pisau atau alat pencabut duri seperti ini. Jika menggunakan pisau, waktunya relatif lama, namun jika menggunakan alat ini bisa lebih cepat dan praktis,” ungkapnya.

Dua Menu Olahan Bandeng
Selesai memperagakan teknik cabut duri, Cak Teguh, yang juga pemilik Waroeng Bandeng Kapasari ini memperagakan dua olahan menarik berbahan bandeng, yakni Bandeng Bakar dan Bandeng Cryspi bebas duri.
Bandeng Bakar merupakan sajian istemewa yang mengundang selera. Sesuai namanya, menu ini diolah dengan cara dibakar. Pertama-tama, bandeng yang sudah direndam dalam bumbu khusus ditaruh di atas ram bakaran dan diolesi bluebland, setelah itu baru api pemanggang mulai dinyalakan.
Selama pemanggangan, bandeng diolesi dengan bumbu hingga beberapa kali. Biar merata, bisa menggunakan kuas untuk mengolesi bandeng tersebut. Untuk proses pembakaran bandeng, membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit.
Menu kedua yang diperagakan Cak Teguh adalah Bandeng Cryspi. Menu ini terbilang cukup simpel pembuatannya. Bahan bandeng yang sudah dipotong-potong kecil direndam dalam adonan cair, lalu dimasukkan ke adonan kering berulang-ulang. Setelah itu, digoreng dalam penggorengan dengan perapian sedang. ”Jika warna sudah kecoklatan, segera diangkat dan ditiriskan,” terang Cak teguh.
Cooking Show Kreasi olahan bandeng ini, ternyata cukup memikat hati peserta. Puriningtyas (25), salah seorang peserta mengungkapkan, materi kreasi olahan bandeng yang disajikan membuat dirinya mendapatkan pengalaman baru mengenai teknik cabut duri dan proses memasaknya. ”Saya senang bisa ikut acara ini, mudah-mudahan ke depan bisa lebih bervariasi lagi,” papar wanita asal Pagesangan ini.
Sementara itu, Manager of Duty JMP, Agung Santoso, mengungkapkan bahwa event cooking show ini, para peserta diharapkan tidak hanya mengetahui bagaimana cara memilih bahan masakan yang tepat, akan tetapi juga mengetahui bagaimana mengolah masakan tersebut dengan cara yang tepat. (*)
Baca Selanjutnya